Schroder House, Warisan Dunia Unesco dari De Stjil Belanda

 

 

Schroder House, Warisan Dunia Unesco dari De Stijl

Gonjang ganjing nominasi 7wonders, jadi teringat jalan-jalan saya ke rumah Schroder di Utrecht Belanda, November 2009 lalu. Rumah yang dianggap prototip gaya desain De Stijl itu terletak di Prins Hendriklaan 50  Utrecht. Rumah karya Gerrit Thomas Rietveld (1888-1965) dibangun tahun 1924. Rumah ini milik Mrs Truus Schröder-Schräder dan dia menghuni rumah itu selama 60 tahun hingga wafat.

 

Ketika berkunjung ke sana menjelang winter Nopember 2009, rumah itu ya persis seperti di buku-buku desain/arsitektur termasuk suasananya yang sepi. Sebelum sampai ke rumah itu, saya lihat-lihat dulu peta Utrecht lewat google map di internet rumah kos di Leiden. Esoknya ke Utrecht ikut kawan, Abdul Wahid, mahasiswa S3 di Universiteit Utrecht dengan kereta. Dia punya tiket kereta langganan, artinya tiket diskon 40% dan berlaku untuk tiga orang.

 

Saya dan Abdul Wahid berpisah di dekat kampus Utrecht. Dia ke kampus saya meneruskan perjalanan mencari rumah Shroder itu dengan seorang kawan lainnya, Purnawan Basundoro. Ketika usai berfoto di samping patung Ratu Wilhelmina di Taman Wilhelmina kota Utrecht, saya tanya seorang ibu yang lewat dan menanyakan lokasi rumah Schroder itu. Si ibu kontan menjawab dengan jelas lokasi jalan itu dan rute jalan yang harus ditempuh yang ternyata sudah sangat dekat, sekitar 1,5 km dari Taman Wilhemina. Kebetulan saya dan kawan yang menyertai berjalan kaki.

 

De Stijl sendiri adalah sebuah gaya desain yang muncul di Leiden pada 1917. Ketika itu Eropa sedang hajatan Perang Dunia I. Belanda kebetulan netral. Karenanya, seniman Belanda yang sedang berkarya di Paris Perancis harus pulang. Salah satunya adalah Piet Mondrian. Dia seniman dan motor utama gerakan De Stijl. Tokoh lain yang penting adalah Theo van Doesburg, JP Pieter Oud, pematung Vantongerloo. Gerrit Rietveld sendiri asalnya bukan anggota De Stjil, tapi dia berhasil merealisasikan gagasan De Stjil karena dia membaca jurnal yang diterbitkan kelompok Piet Mondrian yang diberi nama De Stjil. Nama jurnal yang kemudian disematkan pada nama gerakan desain modern itu. Waktu tiba di Leiden november 2009, sedang ada peringatan De Stijl dan pameran di Lakenhal Museum.

 

Rumah itu kecil saja. Tapi saya lihat ada prasasti dari Unesco yang menceritakan bahwa rumah itu salah satu World Heritage tahun 2000. menurut situs word heritage Unesco sendiri alasan rumah itu dijadikan warisan dunia adlaah karena merupakan ikon Gerakan Modern dalam arsitektur dan merupakan karya kreativitas manusia yang luar biasa dalam menciptakan konsep dan gagasan yang dibangun gerakan De Stijl. Kriteria kedua adalah pendekatan radikal terhadap desain dan penggunaan ruang dalamperkembangan arsitektur di jaman modern.

 

Rumah itu lokasinya di perempatan jalan (hoek). Di depannya, terdapat jalan kecil yang paralel dengan jalan raya Watelinieweg di ketinggian dan dipagar. Jalan Prince Hendrik sendiri menerus ke terowongan bawah jalan raya itu. uniknya, di dinding terowongan itu dihiasi dengan gambar-gambar desain mebel gaya De Stijl karya Gerrit Rietveld.

Sayang saya yang hanya berdua, tidak sempat masuk ke rumah itu karena harus menunggu tiga jam, menunggu rombongan turis dari Jepang. Setiap rombongan yang masuk rumah itu dibatasi sepuluh orang.