previous arrow
next arrow
Shadow
Slider

Home »  Apa dan Siapa »  Dr. Jamaludin, M.Sn

Dr. Jamaludin, M.Sn

Mang Jamal, itulah sapaan akrabnya sehari-hari. Dosen yang banyak mengisi waktunya dengan menulis dan berkarya ini dikenal dengan sosok yang ramah dan akrab dengan kolega, mahasiswa, dan orang-orang di sekitarnya. Sulit sekali menemukan jejak ekspresi wajahnya yang sedang tidak tersenyum. Prinsipnya adalah “Keep your innerchild to be creative!”. Bermain dan berkelakar menjadi santapannya sehari-hari, sehingga energi positifnya ini banyak memberikan pengaruh segar bagi orang-orang di sekitarnya.

Sosoknya telah mewarnai perkuliahan Desain Interior Itenas selama 23 tahun. Saat ini, Mata kuliah yang diajarnya adalah Estetika Interior, Desain Mebel, Sejarah Desain Interior dan Desain Interior Commercial dan Hospitality. Mang Jamal memulai karirnya sebagai dosen di jurusan Desain Interior Itenas pada tahun1996, tiga tahun setelah Program Studi Desain Interior Itenas berdiri. Mang Jamal merupakan lulusan Desain Interior ITB, ia lulus pada tahun 1994, dan pada tahun 1997 Mang Jamal mendapat fellowship dari Danish International Development Agency (DANIDA) untuk belajar desain mebel selama satu semester di Kunstakademiets Arkitekskole Kopenhagen Denmark. Pengalamannya tersebut membuatnya menulis tesis mengenai desain mebel Skandinavia dengan studi kasus desain mebel modern Denmark di Program Magister Desain di ITB tahun 2001.

Pada tahun 2007, Mang Jamal kembali ke ITB untuk melanjutkan pendidikan  jenjang S3 di Program Ilmu Seni Rupa dan Desain dan lulus empat tahun kemudian. Disertasinya berjudul Makna Simbolik Estetika Sunda: Kajian Wadah Makanan Pokok di Masyarakat Baduy. Untuk menyusun disertasinya ini Mang Jamal melakukan riset di KITLV dan Universiteit Leiden Belanda selama tiga bulan dengan beasiswa Sandwich-like Program Kemenristekdikti. Mang Jamal merupakan doktor pertama di Program Studi Desain Interior Itenas.

Di kampus Itenas, Mang Jamal pernah menjabat sebagai kepala Humas Itenas, Wakil Dekan, dan Dekan Fakultas Seni Rupa dan Desain periode 2012–2016.  Pada tahun 2014, Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT) memberinya tugas sebagai asesor di rumpun ilmu Desain sampai sekarang. Pada tahun 2005, Mang Jamal menciptakan semboyan “Menggali Potensi Membina Prestasi” yang hingga kini menjadi motto Itenas.

Selain mengajar dan meneliti, Mang Jamal juga senang menulis. Buku terbarunya berjudul Desain, Bandung, & Budaya Sunda terbit di bulan Desember 2017.  Buku tersebut merupakan kumpulan tulisannya yang pernah dimuat di berbagai media seperti koran Kompas, Koran Tempo, Pikiran Rakyat, majalah Cupumanik, dan majalah Karsa tahun 2003-2012. Tulisan di buku tersebut masih sangat relevan dengan perkembangan desain, kota Bandung, dan budaya Sunda saat ini. Tulisan-tulisannya menarik, menggelitik, dan berbobot walaupun ditulis dengan gaya bahasa yang ringan. Sebelumnya, Mang Jamal juga menulis buku teks mengenai mebel untuk mahasiswa dan umum berjudul Pengantar Desain Mebel terbitan Kiblat Buku Utama dan telah mengalami cetak ulang.

Sebagai penulis, buku-buku fiksi juga telah diterbitkannya. Dari tahun 2003 hingga 2007 enam judul novel fiksi karya Mang Jamal diterbitkan oleh Grasindo, GPU, dan Mizan.

[Oleh : Maugina Rizki Havier, fotografer: Bhakti Herdianto]

X