APRESIASI PRESTASI INTERNASIONAL, ITENAS BERIKAN PENGHARGAAN KEPADA TIM HUAWEI ICT COMPETITION GLOBAL FINAL 2026
PRESTASI INTERNASIONAL MAHASISWA, GLOBAL WINNER, HUAWEI ICT COMPETITION, PENGHARGAAN
Apresiasi Prestasi Internasional, Itenas Berikan Penghargaan kepada Tim Huawei ICT Competition Global Final 2026
Bandung, 17 Juni 2026 — Institut Teknologi Nasional Bandung (Itenas) menyelenggarakan acara Celebrating Global Triumph: Syukuran Capaian Prestasi Juara Dunia Huawei ICT Competition Global Final 2026 di Gedung Rektorat Itenas. Kegiatan ini menjadi bentuk apresiasi atas prestasi membanggakan yang berhasil diraih mahasiswa Program Studi Informatika pada ajang kompetisi teknologi informasi dan komunikasi tingkat dunia yang diselenggarakan di Shenzhen, China.
Acara diawali dengan pemutaran video dokumentasi perjalanan tim Itenas selama mengikuti Huawei ICT Competition Global Final 2026. Tayangan tersebut menampilkan berbagai momen perjuangan tim sejak tahap persiapan, kompetisi tingkat nasional, APAC, hingga berhasil mengharumkan nama Indonesia di tingkat dunia.
Dalam sambutannya, Rektor Itenas, Prof. Ir. Meilinda Nurbanasari, S.T., M.T., Ph.D., IPU., menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari proses panjang yang telah dibangun sejak berdirinya Laboratorium ICT pada tahun 2018. Beliau mengungkapkan bahwa keberhasilan tim Informatika Itenas tidak diraih secara instan, melainkan melalui kerja keras, pembinaan yang berkelanjutan, serta dukungan berbagai pihak. Rektor juga menyoroti keberhasilan Itenas yang mampu bersaing dan mengungguli berbagai perguruan tinggi unggulan di Bandung pada tahap nasional sebelum melaju ke tingkat Asia Pasifik dan dunia.
Pada kesempatan tersebut, Rektor menyampaikan apresiasi kepada Laboratorium ICT atas pengembangan sarana dan prasarana yang mendukung pembinaan mahasiswa, kepada dosen pembimbing yang telah mendampingi tim selama proses kompetisi, serta kepada Yayasan Pendidikan Dayang Sumbi (YPDS) yang turut memberikan dukungan terhadap prestasi mahasiswa. Sebagai bentuk penghargaan, Itenas memberikan pembebasan UKT dan UKV selama empat semester bagi mahasiswa peraih Juara 1 tingkat dunia serta dua semester bagi mahasiswa peraih Juara 2 dan 3 tingkat dunia. Penghargaan dari YPDS juga direncanakan akan diberikan pada perayaan Dies Natalis Itenas ke-54. Rektor berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Dekan Fakultas Teknologi Industri (FTI), Jono Suhartono, S.T., M.T., Ph.D.. Dekan FTI menyebut pencapaian tersebut sebagai salah satu prestasi terbesar yang berhasil diraih sejak Laboratorium ICT berdiri pada tahun 2018. Beliau juga menyampaikan terima kasih kepada pimpinan Itenas yang telah memberikan dukungan dari berbagai aspek sehingga proses pembinaan dan pengembangan talenta mahasiswa dapat berjalan dengan optimal. Menurutnya, semangat dan etos juara harus terus dipertahankan karena masih banyak kompetisi yang akan dihadapi oleh generasi berikutnya. Oleh karena itu, kolaborasi antara mahasiswa, dosen, dan institusi perlu terus diperkuat agar prestasi yang telah diraih dapat berkelanjutan.
Sebagai bentuk apresiasi bagi seluruh pihak yang terlibat, Itenas menyerahkan piagam penghargaan disertai dana pengembangan laboratorium senilai Rp. 100.000.000 kepada Laboratorium ICT melalui Ketua Program Studi Informatika oleh Rektor didampingi Dekan FTI. Penghargaan selanjutnya diberikan kepada para dosen pembimbing lomba oleh Rektor didampingi Dekan FTI dan Ketua Program Studi Informatika. Sementara itu, penghargaan kepada ketiga tim mahasiswa peserta Huawei ICT Competition Global Final 2026 diserahkan oleh Rektor dengan didampingi Dekan FTI, Ketua Program Studi Informatika, dan dosen pembimbing lomba.
Pada sesi kesan dan pesan, Ketua Program Studi Informatika, Dr. sc. Lisa Kristiana, S.T., M.T., menyampaikan apresiasi kepada pimpinan Itenas atas dukungan yang diberikan selama proses pembinaan tim. Beliau juga menyampaikan terima kasih kepada dosen pembimbing yang telah mendampingi lebih dari satu tim hingga berhasil meraih prestasi di tingkat dunia, serta kepada berbagai mitra eksternal yang turut memberikan dukungan selama persiapan kompetisi.
Sementara itu, dosen pembimbing lomba, Diash Firdaus, S.T., M.T., mengenang perjalanan sejak dirinya ditunjuk sebagai PIC Laboratorium ICT setelah bergabung dengan Itenas pada tahun 2023. Ia menceritakan berbagai tantangan yang dihadapi dalam membina mahasiswa untuk mengikuti kompetisi demi kompetisi hingga akhirnya berhasil mencapai tingkat dunia. Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kerja keras, semangat belajar, dan dedikasi para mahasiswa yang terus berkembang selama proses pembinaan.
Perwakilan ketua tim peserta juga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada pimpinan Itenas, dosen pembimbing, serta seluruh pihak yang telah mendukung perjalanan mereka hingga ke tingkat global. Mereka berharap prestasi yang telah diraih dapat menjadi awal untuk mencapai pencapaian yang lebih tinggi pada kompetisi-kompetisi berikutnya.
Melalui capaian ini, Itenas kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang unggul, adaptif, dan mampu bersaing di tingkat global. Prestasi yang diraih pada Huawei ICT Competition Global Final 2026 menjadi bukti bahwa mahasiswa Itenas memiliki kompetensi dan daya saing yang sejajar dengan talenta-talenta terbaik dunia di bidang teknologi informasi dan komunikasi.
Acara syukuran ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah yang diikuti oleh pimpinan Itenas, dosen, mahasiswa, serta seluruh tamu undangan yang hadir. Momen tersebut menjadi simbol apresiasi sekaligus ungkapan rasa syukur atas prestasi yang telah diraih, serta harapan untuk lahirnya capaian-capaian membanggakan lainnya di masa mendatang. (Humas)