GLOBALIZATION – FROM VISION TO ACTION: ITENAS BANDUNG INISIASI KERJA SAMA STRATEGIS DENGAN KMUTT THAILAND DI SELA KONFERENSI BAQ 2026
KERJA SAMA, KMUTT THAILAND, KONFERENSI BAQ, TEKNIK LINGKUNGAN
Globalization – From Vision to Action: Itenas Bandung Inisiasi Kerja Sama Strategis dengan KMUTT Thailand di Sela Konferensi BAQ 2026
Bangkok, 12 Maret 2026 – Institut Teknologi Nasional (Itenas) Bandung menginisiasi kerja sama strategis dengan Departemen Teknik Lingkungan, King Mongkut's University of Technology Thonburi (KMUTT), Thailand, pada Maret 2026. Kunjungan ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat ekosistem akademik di tingkat regional, di mana delegasi Itenas disambut langsung oleh Kepala Departemen Teknik Lingkungan KMUTT, Assoc. Prof. Dr. Songkeat Phattarapattamawong, didampingi oleh Asst. Prof. Dr. Prapat Pongkiatkul.
Kerja sama antara kedua institusi diprediksi akan berjalan sangat lancar mengingat Itenas dan KMUTT telah sama-sama memiliki akreditasi internasional. Kesamaan standar mutu ini membuka peluang lebar bagi pengembangan program pertukaran mahasiswa serta kolaborasi riset di bidang Sustainable Environmental Technology. Selain membahas integrasi kurikulum dan peluang penelitian bersama, pertemuan tersebut juga secara khusus mendiskusikan peluang beasiswa bagi mahasiswa potensial dari Itenas untuk menempuh studi di KMUTT. Sebagai aksi nyata dalam waktu dekat, kedua belah pihak sepakat untuk segera mengadakan agenda diseminasi Tugas Akhir bersama yang melibatkan mahasiswa Teknik Lingkungan dari Itenas maupun KMUTT.
Momentum inisiasi kerja sama ini dilakukan di sela-sela partisipasi aktif delegasi Itenas dalam konferensi internasional Better Air Quality (BAQ) 2026 yang berlangsung pada 11–13 Maret 2026. Delegasi yang hadir sebagai undangan resmi terdiri dari jajaran pakar Teknik Lingkungan dan LPPM Itenas, yakni Prof. M. Rangga Sururi, S.T., M.T. (Ketua Program Studi Teknik Lingkungan Itenas), Dr. Eng. Didin Agustian Permadi, S.T., M.Eng. (Kepala LPPM), Dr. Andrean Maulana, S.T., M.T. (Wakil Kepala LPPM Bidang PKM), dan Mila Dirgawati, S.T., M.T., Ph.D. (Dosen Prodi Teknik Lingkungan Itenas).
Itenas Bandung menjadi bagian konsorsium nasional terkait super pollutant bersama beberapa lembaga lainnya yang dikoordinasi dan didanai oleh Viriya ENB. Kehadiran Itenas di forum internasional tersebut juga diwarnai dengan pertemuan membanggakan bersama para alumni Teknik Lingkungan Itenas yang kini berkiprah luas, seperti M. Haris (TL 1996) dari DLH Kota Bogor, Regina (TL 2020) yang bekerja di Clean Air Asia, serta Taufiq (TL 2019) yang kini menjadi asisten peneliti di AIT Thailand.
Forum ini merupakan kesempatan emas bagi delegasi Itenas untuk membangun network dalam membangun kebijakan terkait super pollutant issue karena parameter ini belum ada pada baku mutu di indonesia. Dalam forum BAQ 2026 tersebut, Itenas juga membawa pesan strategis mengenai pentingnya akselerasi implementasi solusi berbasis sains untuk kualitas udara di kawasan Asia-Pasifik. Sejalan dengan hasil konferensi, Itenas berkomitmen bahwa tantangan lingkungan masa kini harus diselesaikan melalui penguatan kapasitas teknis, integrasi strategi iklim, dan kerja sama regional yang kuat. Sinergi dengan KMUTT ini diharapkan tidak hanya menciptakan solusi inovatif bagi tantangan lingkungan global, tetapi juga mempererat hubungan antar-institusi pendidikan tinggi unggulan di Asia Tenggara sekaligus membuktikan keberhasilan Itenas dalam mentransformasi visi globalisasi menjadi tindakan yang berdampak nyata. (Humas/TL Itenas)