ITENAS TERIMA KUNJUNGAN INTACT BASE BANGKA BELITUNG, SIAPKAN LANGKAH BARU UNTUK KOLABORASI AKADEMIK INTERNASIONAL
KUNJUNGAN, KOLABORASI, INTACT BASE BANGKA BELITUNG, MOU, BEASISWA
Itenas Terima Kunjungan INTACT Base Bangka Belitung, Siapkan Langkah Baru untuk Kolaborasi Akademik Internasional
Bandung, 13 Agustus 2026 – Institut Teknologi Nasional (Itenas) Bandung menerima kunjungan delegasi INTACT Base Bangka Belitung dalam rangka mempererat hubungan kelembagaan sekaligus membahas implementasi berbagai program kolaborasi akademik secara konkret. Sebagai bagian dari INTACT Scholarship Program, kunjungan ini menjadi langkah strategis untuk memperluas akses pendidikan internasional, khususnya dalam skema beasiswa studi lanjut dan program dual degree bagi mahasiswa berprestasi di Taiwan. Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari Memorandum of Understanding (MoU) yang telah disepakati sebelumnya antara Itenas dan pihak mitra.
Delegasi INTACT dalam kunjungan tersebut terdiri atas perwakilan dari sejumlah perguruan tinggi di Taiwan, yakni Cheng Shiu University, Chaoyang University of Technology, dan Hsing Wu University, serta perwakilan INTACT Base Taiwan-Indonesia dan INTACT Base Bangka Belitung. Delegasi Cheng Shiu University di antaranya diwakili oleh Dr. Shuenn-Ren Cheng selaku Vice President, Dr. Pang-Chieh Lin selaku CEO INTACT Base Taiwan-Indonesia, serta para Project Manager, yakni Wen-Sheng Huang, I-Wen Liu, Elsa Vania, dan Muhammad Eraz Aufarrahman. Sementara itu, Chaoyang University of Technology diwakili oleh Dr. Li-Wei Liu, Sylvia Huang, dan Andrean Sugianto. Dari Hsing Wu University hadir Dr. An-Min Kuo, Chiao-Ling Huang, Yi-Ju Chen, Supriantono, dan Dedy Ramdhani Harahap.
Dari pihak Itenas, pertemuan dihadiri oleh Prof. Ir. Tarsisius Kristyadi, Ph.D., IPU. ASEAN Eng. (Wakil Rektor Bid. Akademik dan Kemahasiswaan), Dwi Aryanta, S.T., M.T. (Wakil Rektor Bid. Sumber Daya dan Umum), Dani Rusirawan, S.T., M.T., Ph.D. (Wakil Rektor Bid. Perencanaan, Inovasi, dan Kerjasama), Dr. Eng. Didin Agustian Permadi, S.T., M.Eng. (Kepala LPPM), Jono Suhartono, S.T., M.T., Ph.D. (Dekan Fakultas Teknologi Industri), Dr. Soni Darmawan, S.T., M.T., (Dekan Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan), Rosa Karnita, S.Sn., M.Sn., Ph.D. (Dekan Fakultas Arsitektur dan Desain), serta sejumlah pejabat terkait di lingkungan Itenas.
Sambutan dari pihak Itenas disampaikan oleh Prof. Kristyadi, sementara pihak INTACT diwakili oleh Dr. Shuenn-Ren Cheng. Dalam sambutannya, kedua pihak menegaskan bahwa MoU yang telah ditandatangani sebelumnya menjadi landasan untuk mewujudkan kolaborasi melalui berbagai program konkret. Kerja sama tersebut diharapkan tidak berhenti pada hubungan kelembagaan, tetapi dapat diimplementasikan melalui program-program yang memberikan manfaat bagi sivitas akademika maupun pengembangan hubungan akademik kedua pihak.
Rangkaian pertemuan diisi dengan sesi penyerahan cinderamata sebagai simbol hubungan baik dan komitmen untuk terus memperkuat kerja sama. Pada kesempatan tersebut, INTACT Base Taiwan-Indonesia mempresentasikan INTENSE Program yang memfasilitasi mahasiswa tingkat akhir maupun lulusan Perguruan Tinggi di Indonesia untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Selain itu, dipaparkan pula rencana penyelenggaraan Education Fair untuk mempromosikan universitas-universitas Taiwan di Indonesia, serta program pembelajaran Bahasa Mandarin bagi mahasiswa.
Melalui kemitraan ini, kedua pihak optimistis dapat merekrut banyak mahasiswa berprestasi dari Indonesia, khususnya Itenas, untuk meraih sejumlah beasiswa di Taiwan, mencakup program dual degree hingga jenjang pascasarjana. Peluang ini dirancang untuk memberikan akses yang lebih luas dan terstruktur bagi mahasiswa dalam mengembangkan kompetensi serta pengalaman akademik internasional.
Sebagai bagian dari INTACT Scholarship Program, kunjungan ini menjadi momentum penting untuk memperluas akses pendidikan internasional dan memperkuat hubungan akademik antara Indonesia dan Taiwan. Kolaborasi ini diharapkan dapat membuka peluang yang lebih luas bagi mahasiswa untuk meraih pengalaman akademik internasional, sekaligus memupuk kemitraan yang bermakna dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan akademik. (Humas)