SINERGI WUJUDKAN TRANSISI ENERGI, SEKDA DAN KADIS DKPP JAWA BARAT TINJAU FASILITAS BIOCNG DAN WASTE TO ENERGY ITENAS
TRANSISI ENERGI, SEKRETARIS DAERAH JAWA BARAT, DKPP JAWA BARAT, BIOCNG, WASTE TO ENERGY MINIPLANT ITENAS
Sinergi Wujudkan Transisi Energi, Sekda dan Kadis DKPP Jawa Barat Tinjau Fasilitas BioCNG dan Waste to Energy Itenas
Bandung, 2 Januari 2026 – Institut Teknologi Nasional (Itenas) Bandung kembali membuktikan kapasitasnya sebagai kampus rujukan inovasi teknologi dan energi hijau. Itenas menerima kunjungan kerja strategis dari Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat Dr. Drs. Herman Suryatman, M.Si., beserta jajarannya, yang turut didampingi secara langsung oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Provinsi Jawa Barat, Linda Al Amin S.T., M.T. beserta jajarannya.
Kunjungan pemerintah provinsi ini difokuskan pada peninjauan inovasi fasilitas Bio Compressed Natural Gas (BioCNG) dan Waste to Energy Miniplant yang dikembangkan oleh para peneliti Itenas. Kedatangan rombongan tamu kehormatan tersebut disambut hangat oleh Rektor Itenas, Prof. Ir. Meilinda Nurbanasari, S.T., M.T., Ph.D., IPU., didampingi oleh Dekan Fakultas Teknologi Industri Itenas Jono Suhartono, S.T., M.T., Ph.D., Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Itenas, Dr. Eng. Didin Agustian Permadi, S.T., serta Tim Peneliti BioCNG Itenas.
Agenda kunjungan diawali dengan tinjauan lapangan (site visit) ke lokasi miniplant. Sekda Provinsi Jawa Barat beserta Kadis DKPP diajak untuk melihat secara langsung proses operasional pengolahan limbah menjadi energi berkelanjutan. Pada sesi ini, Tim BioCNG Itenas memperlihatkan alur produksi bagaimana limbah organik dan kotoran ternak dikonversi melalui teknologi anaerobic digestion, hingga proses pemurnian biogas menjadi BioCNG yang siap pakai. Fasilitas ini membuktikan bahwa limbah yang kerap menjadi masalah lingkungan dapat disulap menjadi energi alternatif yang bersih, aman, dan bernilai ekonomis tinggi.
Setelah meninjau implementasi teknologi di lapangan, rombongan diarahkan menuju Gedung Rektorat Itenas untuk mengikuti sesi pemaparan materi dan diskusi strategis.
Sesi pemaparan utama mengenai teknologi BioCNG disampaikan langsung oleh pakar sekaligus Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Prof. Ir. Tarsisius Kristyadi, S.T., M.T., Ph.D., IPU., ASEAN Eng. Dalam presentasinya, beliau membedah secara komprehensif potensi besar BioCNG sebagai solusi ganda (dual-solution) bagi Jawa Barat: menekan emisi karbon sekaligus menuntaskan persoalan limbah, khususnya di sektor peternakan yang menjadi ranah pengawasan DKPP.
"Teknologi pemurnian biogas menjadi BioCNG ini memungkinkan kita untuk mengemas energi terbarukan ke dalam tabung, sehingga distribusinya menjadi jauh lebih fleksibel. Ini adalah wujud nyata dari ekonomi sirkular, di mana limbah peternakan tidak lagi mencemari lingkungan, melainkan kembali menjadi sumber energi yang mendukung ketahanan pangan dan operasional masyarakat," paparnya di hadapan jajaran Pemprov Jabar.
Sementara itu, Rektor Itenas, Prof. Meilinda Nurbanasari, menegaskan komitmen penuh institusi dalam mendukung program-program strategis Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Kehadiran fasilitas Waste to Energy Miniplant ini merupakan manifestasi dari komitmen Itenas untuk terus menghasilkan riset yang hilirisasinya berdampak langsung bagi masyarakat luas.
Melalui kunjungan ini, diharapkan terjalin sinergi dan kolaborasi lanjutan yang lebih konkret antara Itenas dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Penerapan teknologi BioCNG secara luas di masyarakat diyakini mampu mengakselerasi kemandirian energi terbarukan, menjaga kelestarian lingkungan, dan mendukung ketahanan pangan di wilayah Jawa Barat. (Humas)
Akses dokumentasi lainnya melalui tautan berikut: