THE CANOPY BAWA MAHASISWA ITENAS KE BABAK FINAL KOMPETISI DESAIN INTERNASIONAL CHINA–ASEAN
DESAIN PRODUK ITENAS, KOMPETISI INTERNASIONAL, CHINA-ASEAN, SEAMEO, THE CANOPY
The Canopy Bawa Mahasiswa Itenas ke Babak Final Kompetisi Desain Internasional China–ASEAN
Bandung, Juli 2026 – Prestasi membanggakan kembali diraih sivitas akademika Institut Teknologi Nasional Bandung (Itenas). Tim mahasiswa Program Studi Desain Produk berhasil melaju ke babak final 2026 China-ASEAN SEAMEO Creative Merchandise Design Competition melalui karya inovatif bertajuk “The Canopy – Banana-Leather Laptop Case & Working Mat”. Babak final kompetisi internasional tersebut dijadwalkan berlangsung pada 28 Juli 2026 di Guizhou, Tiongkok.
Kompetisi yang diselenggarakan oleh Southeast Asian Ministers of Education Organization (SEAMEO), ASEAN-China Centre (ACC), serta Secretariat of the Organizing Committee of China-ASEAN Education Cooperation Week ini mengusung tema "Empowering Cooperation: Connecting Cultures through Education and Skills". Ajang tersebut bertujuan membangun platform inovasi lintas budaya antara Tiongkok dan negara-negara ASEAN, sekaligus mendorong pengembangan talenta kreatif, transformasi hasil pendidikan, serta kolaborasi di bidang budaya, keterampilan, dan desain.
Tim Itenas berkompetisi pada Theme 2: China-ASEAN Cultural Integration Creative Product Design, kategori yang mendorong peserta mengembangkan produk kreatif berbasis simbol budaya, kearifan lokal, serta karakteristik kawasan Tiongkok dan Asia Tenggara dengan mengedepankan nilai fungsional dan potensi implementasi.
Karya The Canopy merupakan inovasi berupa laptop case yang dapat dibuka menjadi alas kerja (working mat) lengkap dengan area mousepad. Produk ini dikembangkan menggunakan banana bio-leather, material ramah lingkungan yang berasal dari limbah batang semu tanaman pisang. Selain menawarkan fungsi praktis sebagai pelindung laptop sekaligus ruang kerja portabel, material tersebut juga mengangkat konsep upcycling limbah pertanian menjadi produk bernilai tambah.
Lebih dari sekadar produk fungsional, The Canopy mengangkat filosofi pohon pisang sebagai simbol yang telah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Asia Tenggara. Melalui pendekatan desain berkelanjutan, karya ini menghadirkan perpaduan antara warisan budaya ASEAN, inovasi material ramah lingkungan, serta kebutuhan profesional modern. Konsep tersebut sekaligus merepresentasikan semangat kolaborasi budaya antara negara-negara ASEAN dan Tiongkok yang menjadi tema utama kompetisi.
Desain The Canopy merupakan hasil kolaborasi antara mahasiswa Daegal Mecca (32-2023-003) sebagai desainer dan Maharani Dian Permanasari, S.Ds., M.Ds., M.Phil., Ph.D. sebagai peneliti dari Program Studi Desain Produk Itenas. Seluruh proses pengembangan didasarkan pada riset mengenai pemanfaatan serat batang pisang sebagai alternatif kulit berbasis nabati yang berkelanjutan, sehingga menghasilkan produk dengan karakter alami, tahan lama, serta memiliki identitas material yang kuat.
Babak final kompetisi akan mempertemukan para finalis dari berbagai institusi pendidikan di kawasan Tiongkok dan negara-negara anggota SEAMEO. Pada tahap ini, peserta akan mengikuti presentasi dalam bahasa Inggris, sesi tanya jawab bersama dewan juri internasional, serta evaluasi terhadap prototipe karya yang dibawa ke lokasi kompetisi.
Keberhasilan menembus babak final menjadi bukti bahwa inovasi dan kreativitas mahasiswa Itenas mampu bersaing di tingkat internasional. Diharapkan capaian ini tidak hanya menjadi motivasi bagi sivitas akademika untuk terus berkarya, tetapi juga memperkuat posisi Itenas dalam menghasilkan desain yang mengintegrasikan aspek budaya, keberlanjutan, dan inovasi untuk menjawab tantangan global. (Humas)