DARI IDE MENJADI EKSEKUSI NYATA: ITENAS SIAPKAN PARA MAHASISWA UNTUK MENJADI WIRAUSAHAWAN TANGGUH DI ERA DINAMIS
WIRAUSAHAWAN, KEWIRAUSAHAAN
Dari Ide Menjadi Eksekusi Nyata: Itenas Siapkan Para Mahasiswa Untuk Menjadi Wirausahawan Tangguh di Era Dinamis
Bandung, 28 April 2026 – Dalam upaya mencetak generasi wirausahawan muda yang tangguh, Institut Teknologi Nasional (Itenas) Bandung menyelenggarakan Kuliah Tamu Kewirausahaan bertajuk “Dari Ide ke Eksekusi: Membangun Bisnis yang Bertahan dan Bertumbuh” pada Selasa (28/4).
Bertempat di Gedung Serba Guna (GSG) Bale Dayang Sumbi, acara ini diselenggarakan secara terpusat dan menjadi agenda wajib bagi para mahasiswa dari berbagai program studi yang tengah menempuh Mata Kuliah Kewirausahaan pada semester genap 2025/2026. Kegiatan ini dirancang untuk menghubungkan teori Design Thinking—seperti Empathy, Define, dan Ideate—dengan implementasi nyata di dunia industri.
Koordinator Mata Kuliah Kewirausahaan, Dr. Caecilia Sri Wahyuning ST., MT., dalam sambutannya menekankan pentingnya momentum ini bagi para mahasiswa. "Ini berkat yang luar biasa, hari ini kita bisa belajar dari pakarnya langsung. Semoga di mata kuliah kewirausahaan ini banyak ilmu yang bisa dipakai dan diterapkan oleh teman-teman sebagai calon wirausahawan," ujar beliau. Lebih lanjut, ia juga menanamkan pola pikir (mindset) mendasar bagi para mahasiswa lintas disiplin ilmu tersebut, bahwa apapun latar belakang pendidikannya, prinsip utamanya adalah "not to be the employee, but you should to be the owner".
Kuliah tamu kali ini terasa semakin spesial karena menghadirkan pakar yang juga merupakan bagian dari keluarga besar Kampus Itenas, yakni Indra P. Kusumah. Beliau merupakan alumni Program Studi Arsitektur Itenas angkatan 1999, kini menjabat sebagai Corporate Affairs & Commercial Director di PT Coconut S Indonesia. Dengan rekam jejak karier yang gemilang di berbagai korporasi besar, Indra membagikan perspektifnya mengenai bagaimana ide bisnis dapat dieksekusi dan diadaptasi dalam industri yang dinamis.
Di hadapan ratusan mahasiswa, Indra menyuntikkan motivasi dan pendekatan yang realistis dalam memandang sebuah kesuksesan. "Kisah sukses itu parameternya teman-teman semua. Di sini saya bercerita tentang perjalanan transformasi, adaptasi, dan eksekusi, karena teman-teman saat ini mungkin merasa dunia bergerak terlalu cepat dan menuntut untuk sempurna. Harus jadi ini dan itu, padahal mungkin kita masih bingung untuk mencapai itu semua," papar Indra dengan hangat.
Melalui sharing session ini, mahasiswa diajak untuk memahami tantangan sesungguhnya pada tahap awal membangun bisnis, pentingnya strategi komunikasi (corporate affairs), dan bagaimana cara pola pikir kita yang tepat dapat digunakan untuk mengambil keputusan bisnis yang terstruktur.
Melalui kegiatan terpusat ini, Itenas Bandung berharap para mahasiswa tidak hanya berhenti pada tahap penemuan ide, tetapi memiliki keberanian dan taktik yang tepat untuk mengeksekusi ide tersebut menjadi bisnis yang aplikatif, mampu menjawab permasalahan pasar, dan berkelanjutan. (Humas)