ITENAS BANDUNG PERKUAT KOMPETENSI LULUSAN ARSITEKTUR LEWAT PENANDATANGANAN MOU DENGAN SARSI DI AJANG ARCH:ID 2026
MOU SARSI, ARCH:ID 2026, ARSITEKTUR ITENAS
Itenas Bandung Perkuat Kompetensi Lulusan Arsitektur Lewat Penandatanganan MoU dengan SARSI di Ajang ARCH:ID 2026
Tangerang, 23 April 2026 – Institut Teknologi Nasional (Itenas) Bandung kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas dan kompetensi lulusan, khususnya di bidang arsitektur. Pada hari Kamis, 23 April 2026, Itenas secara resmi mengikuti agenda Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan kerja sama antara LSP Sertifikasi Arsitek Indonesia (SARSI) dengan berbagai perguruan tinggi yang tergabung dalam Asosiasi Pendidikan Tinggi Arsitektur Indonesia (APTARI). Acara strategis ini diselenggarakan di ajang pameran arsitektur bergengsi ARCH:ID 2026, bertempat di ICE BSD, Kabupaten Tangerang, Banten.
Delegasi Itenas dipimpin langsung oleh Rektor Itenas Bandung, Prof. Ir. Meilinda Nurbanasari, S.T., M.T., Ph.D., IPU. Turut mendampingi beliau dalam kesempatan tersebut adalah Kepala Program Studi Arsitektur Itenas, Erwin Yuniar Rahadian, S.T., M.T., serta dua orang mahasiswa yang hadir sebagai perwakilan dari Himpunan Mahasiswa Arsitektur Itenas. Rombongan dari Itenas telah hadir sejak pagi hari dan turut mengikuti rangkaian opening ceremony dari kegiatan tersebut.
Agenda hari ini tidak sekadar bersifat seremonial. Sebelum memasuki acara puncak, para tamu undangan terlebih dahulu mengikuti sesi talkshow yang menghadirkan narasumber kompeten dari APTARI, Ikatan Arsitek Indonesia (IAI), dan pihak SARSI. Setelah diskusi yang membahas eratnya hubungan antara pendidikan akademik dan standar profesi selesai, acara kemudian dilanjutkan dengan sesi utama, yaitu penandatanganan dokumen MoU dan Perjanjian Kerja Sama (MoA) antara perguruan tinggi dan lembaga sertifikasi.
Berdasarkan keterangan dari Ketua LSP Sertifikasi Arsitek Indonesia, Ar. Pierre Albyn Pongai, S.T., M.T., IAI., kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi nyata antara dunia pendidikan arsitektur dan lembaga sertifikasi profesi. Kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi tonggak penting dalam membangun kerja sama strategis, memperkuat standar sertifikasi profesi arsitek di tanah air, sekaligus memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan mutu pendidikan arsitektur di Indonesia.
Dengan terjalinnya kerja sama ini, Itenas Bandung berharap para lulusan Program Studi Arsitektur ke depannya semakin siap dan memiliki daya saing tinggi saat memasuki dunia keprofesian yang sesungguhnya. (Humas)