ITENAS BANDUNG BANGGA JADI TUAN RUMAH PENYELENGGARA KONFERENSI NASIONAL TEKNIK SIPIL INDONESIA KE-20 (KONTEKS 20) DAN MUNAS BMPTTSSI 2026
KONTEKS 20, TEKNIK SIPIL INDONESIA, MUSYAWARAH NASIONAL, KONFERENSI NASIONAL
Itenas Bandung Bangga Jadi Tuan Rumah Penyelenggara Konferensi Nasional Teknik Sipil Indonesia ke-20 (KoNTekS 20) dan Munas BMPTTSSI 2026
Bandung, 22–23 Oktober 2026 – Institut Teknologi Nasional (Itenas) Bandung mendapatkan kehormatan besar setelah secara resmi ditunjuk menjadi tuan rumah tunggal penyelenggara perhelatan akbar Konferensi Nasional Teknik Sipil Indonesia ke-20 (KoNTekS 20) yang dirangkaikan dengan Musyawarah Nasional (Munas) Badan Musyawarah Pendidikan Tinggi Teknik Sipil Seluruh Indonesia (BMPTTSSI). Acara bergengsi tingkat nasional di tahun 2026 ini berlangsung selama dua hari, 22–23 Oktober 2026, bertempat di Gedung Serba Guna (GSG) Bale Dayang Sumbi Itenas Bandung.
Mengangkat isu-isu krusial pembangunan nasional, KoNTekS 20 hadir sebagai wadah strategis yang mempertemukan para akademisi, pakar sipil, praktisi industri konstruksi, serta pemangku kepentingan (stakeholders) dari kementerian dan pemerintah daerah di seluruh Indonesia.
Rangkaian acara dibuka secara resmi pada Kamis, 22 Oktober 2026, ditandai dengan prosesi pemukulan gong oleh Wakil Rektor Itenas Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. Ir. Tarsisius Kristyadi, Ph.D., IPU., ASEAN Eng., bersama Ketua Konsorsium KoNTekS, Prof. Ir. Yoyong Arfiadi, M.Eng., Ph.D., serta Ketua Panitia/Ketua Prodi Teknik Sipil Itenas, Bernardinus Herbudiman, S.T., M.T.
Dalam laporan resminya, Ketua Panitia KoNTekS 20 sekaligus Ketua Prodi Teknik Sipil Itenas, Bernardinus Herbudiman, S.T., M.T., menegaskan rasa bangganya atas kepercayaan yang diberikan kepada Itenas sebagai tuan rumah edisi spesial ke-20 ini. Penyelenggaraan tahun ini dinilai sangat relevan dan strategis mengingat kondisi geografis dan geologis Indonesia yang kompleks terhadap risiko multi-bencana.
"Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki kondisi geografis, geologis, dan klimatologis yang sangat kompleks. Oleh karena itu, inovasi dalam bidang perencanaan, perancangan, konstruksi, pengelolaan, serta pemeliharaan infrastruktur menjadi sangat penting untuk menghadapi tantangan multi bencana di masa depan," ungkap Bernardinus dalam laporan pembukaannya.
Ia juga menambahkan bahwa perhelatan bergengsi di Kampus Itenas ini melibatkan skala kolaborasi yang masif dengan menghadirkan 3 keynote speakers, 11 invited speakers, serta 177 papers yang dipresentasikan secara paralel, didukung oleh konsorsium 11 perguruan tinggi terkemuka di Indonesia serta rangkaian field trip ke PLTA (Pembangkit Listrik Tenaga Air) dan PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya) Cirata.
Sinergi Konsorsium 11 Perguruan Tinggi Terkemuka Indonesia
Keberhasilan Itenas Bandung sebagai tuan rumah perhelatan KoNTekS 20 tak lepas dari kolaborasi kokoh dan komitmen bersama konsorsium 11 perguruan tinggi ternama di Indonesia:
-
Institut Teknologi Nasional (Itenas) Bandung (Tuan Rumah Penyelenggara)
-
Universitas Atma Jaya Yogyakarta
-
Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta
-
Universitas Udayana Bali
-
Universitas Tarumanagara (Untar) Jakarta
-
Universitas Trisakti Jakarta
-
Universitas Pelita Harapan (UPH) Tangerang, Banten
-
Universitas Katolik Soegijapranata Semarang
-
Universitas Balikpapan
-
Universitas Islam Al-Azhar Mataram, Nusa Tenggara Barat
-
Universitas Nusa Cendana Kupang, Nusa Tenggara Timur
Sinergi lintas wilayah dari Sumatra, Jawa, Bali, Kalimantan, hingga Nusa Tenggara ini menegaskan komitmen kolektif perguruan tinggi dalam mengawal pemerataan dan ketahanan infrastruktur di seluruh penjuru Indonesia dengan Itenas Bandung sebagai pusat perhelatan tahun ini.
Pemerintah Apresiasi Peran Itenas Bandung Sebagai Tuan Rumah
Dalam wawancara khusus di sela-sela kegiatan, Pelaksana Tugas Direktur Pembangunan Jembatan, Direktorat Jenderal Bina Marga, Kementerian Pekerjaan Umum, Gatot Sukmara, S.T., M.T., menyampaikan apresiasi mendalam dan ucapan selamat atas kesuksesan Itenas Bandung yang telah menjalankan peran sebagai tuan rumah perhelatan nasional ini dengan sangat baik.
"Agenda KoNTekS ini merupakan bentuk kolaborasi yang sangat baik dari perguruan tinggi yang harapannya dapat membantu pemerintah dalam memitigasi bencana di Indonesia melalui penanganan cepat, inovasi teruji, tata kelola akuntabel, serta keberlanjutan yang adaptif terhadap perubahan hidrometeorologi, geologi, dan geofisika. Selamat untuk penyelenggaraan agenda KoNTekS ke-20 tahun 2026 di Itenas Bandung ini. Semoga sukses dan menghasilkan karya inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi pembangunan Indonesia," tegas Gatot Sukmara.
Menghadirkan Keynote Speaker Tingkat Nasional
Sebagai tuan rumah, Itenas memfasilitasi diskusi strategis bersama tiga pembicara utama (keynote speakers) terkemuka di bidang infrastruktur dan kebencanaan nasional:
-
Gatot Sukmara, S.T., M.T. (Pelaksana Tugas Direktur Pembangunan Jembatan, Ditjen Bina Marga, Kementerian PU) – Memaparkan strategi "Program Satgas Jembatan: Percepatan Penanganan Infrastruktur Jembatan Kritis di Indonesia".
-
Prof. Dr. Eng. Ir. Muhammad Isran Ramli, S.T., M.T., IPM., AER. (Ketua BMPTTSSI) – Membedah "Peran Perguruan Tinggi Teknik Sipil dalam Mewujudkan Infrastruktur Tangguh Bencana Nasional".
-
Prof. Ir. Harkunti Pertiwi Rahayu, Ph.D. (Ketua Umum Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia / IABI) – Menyampaikan materi kunci "Manajemen Risiko Multi Bencana dan Kesiapsiagaan Infrastruktur Nasional".
Selain sesi pleno, konferensi nasional ini juga melingkupi Sesi Paralel Seminar Nasional di fasilitas kampus Itenas yang diikuti oleh ratusan peneliti dan akademisi dari berbagai perguruan tinggi se-Indonesia untuk mendiseminasikan hasil riset inovatif di bidang teknik sipil.
Munas BMPTTSSI, Workshop Software, dan Penguatan Kurikulum OBE
Pada hari kedua, Jumat, 23 Oktober 2026, agenda dilanjutkan dengan Musyawarah Nasional (Munas) BMPTTSSI yang dihadiri oleh para Ketua Program Studi dan jajaran pimpinan Fakultas Teknik Sipil dari ratusan perguruan tinggi di Indonesia. Munas ini berfokus pada pemutakhiran Panduan Kurikulum Outcome-Based Education (OBE), penetapan standar laboratorium minimum, serta penguatan kompetensi lulusan sipil nasional.
Di saat yang bersamaan, diselenggarakan pula dua workshop strategis:
-
Workshop Software Perkerasan Jalan (Analisis dan Desain Perkerasan Lentur Berbasis Mekanistik) di Laboratorium MRK Teknik Sipil Itenas.
-
Workshop P2MI ITB mengenai "Keselarasan Pendidikan Tinggi dan Risiko Bencana" di Gedung Fakultas Itenas.
Malam Apresiasi dan Malam Budaya (Gala Dinner)
Seluruh rangkaian agenda kegiatan KoNTekS 20 dan Munas BMPTTSSI 2026 ditutup secara resmi dengan agenda Gala Dinner pada Jumat malam di GSG Itenas. Acara ini diwarnai dengan penyerahan penghargaan (awarding session) untuk kategori Best Paper, Best Presenter, dan Lomba Capstone Design, serta disemarakkan oleh penampilan seni kebudayaan khas Jawa Barat dari Saung Angklung Udjo guna mempererat jejaring silaturahmi antar-pemangku kepentingan teknik sipil Indonesia. (Humas)