ITENAS MENJADI SATU-SATUNYA KAMPUS YANG DIUNDANG MEWAKILI INDONESIA DALAM WORLD NEW ENERGY VEHICLE CONGRESS DI THAILAND

WNEVC 2026, THAILAND FORUM, PERWAKILAN INDONESIA, GLOBAL CONGRESS

Itenas Menjadi Satu-Satunya Kampus yang Diundang Mewakili Indonesia dalam World New Energy Vehicle Congress di Thailand

Bandung, 4 April 2026 – Institut Teknologi Nasional (Itenas) Bandung kembali mengukuhkan eksistensinya di kancah internasional dengan menerima undangan eksklusif untuk menghadiri acara World New Energy Vehicle Congress (WNEVC) 2026 (Thailand Forum). Perhelatan akbar yang berfokus pada masa depan kendaraan listrik dunia ini diselenggarakan pada tanggal 3 hingga 4 April 2026 di Bangkok, Thailand. Kehadiran Itenas dalam kongres ini menjadi catatan sejarah yang luar biasa karena Itenas terpilih sebagai satu-satunya perguruan tinggi yang diundang untuk mewakili Indonesia dalam pertemuan para pemimpin inovasi global tersebut.

 

Delegasi resmi Itenas dipimpin langsung oleh Rektor Itenas Bandung, Prof. Ir. Meilinda Nurbanasari, S.T., M.T., Ph.D., IPU., didampingi oleh Kepala Bagian Kerja Sama, Humas, dan Pemasaran, Dr. Eng. Fitri Suciaty, S.Si., M.Si. Undangan kehormatan ini datang langsung dari World New Energy Vehicle Development Organization serta The National Steering Committee of Teaching for Automobile Vocational Education. Keikutsertaan ini merupakan salah satu langkah konkret hasil implementasi kerja sama strategis antara Itenas dengan Guangxi Transport Vocational College.

 

WNEVC 2026 Thailand Forum sendiri mengusung misi besar melalui tema transformasi transportasi berkelanjutan serta globalisasi keterampilan internasional. Forum ini bukan sekadar pertemuan biasa, melainkan rangkaian acara strategis yang memberikan manfaat besar dalam mengeksplorasi model kerja sama regional, inovasi produk dan teknologi, hingga saling pengakuan standar kualitas pelatihan talenta internasional. Partisipasi ini menjadi peluang emas bagi Itenas untuk memperdalam jejaring global dan mendongkrak daya saing institusi di level dunia, sekaligus memastikan bahwa pendidikan teknologi di Indonesia terus bergerak selaras dengan perkembangan industri otomotif global yang ramah lingkungan. (Humas)

Berita Lainnya