TAKLUKKAN 5 TAHAPAN SENGIT SAMSUNG INNOVATION CAMPUS, TIM INFORMATIKA ITENAS BAWA PULANG GELAR 'THE BEST TEAM' SE-INDONESIA KALAHKAN KAMPUS NEGERI
SAMSUNG INNOVATION CAMPUS, INFORMATIKA ITENAS, THE BEST TEAM, SIC BATCH 7
Taklukkan 5 Tahapan Sengit Samsung Innovation Campus, Tim Informatika Itenas Bawa Pulang Gelar 'The Best Team' se-Indonesia Kalahkan Kampus Negeri
Bandung, 20 Februari 2026 – Institut Teknologi Nasional (Itenas) Bandung kembali membuktikan kualitas talenta digital mahasiswanya di kancah nasional. Tim mahasiswa dari Program Studi Informatika Itenas, berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih predikat "The Best Team" Kategori Mahasiswa dalam ajang bergengsi Samsung Innovation Campus (SIC) Batch 7 - 2025/2026.
Prestasi ini bukan pencapaian biasa. Tim Itenas yang mengusung nama "Part-IoT" berhasil membuktikan superioritasnya di tengah kepungan finalis dari kampus-kampus ternama di Indonesia.
Ajang SIC Batch 7 kali ini menjadi arena "perang bintang" mahasiswa teknologi se-Indonesia. Di babak final (Culminating Event), Itenas harus berhadapan dengan tim-tim terbaik dari perguruan tinggi ternama, antara lain Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Bina Nusantara (BINUS), Universitas Sumatera Utara (USU), Politeknik Negeri Bandung (POLBAN), UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM), dan Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW).
Keberhasilan luar biasa ini diraih oleh tim yang terdiri dari empat mahasiswa kompeten, yakni Luqmanul Hakim, Hikam Hikmatul Huda, Moh Ilyas, dan Fadli Ahmad Fahrezi. Keberhasilan merumuskan inovasi teknologi yang berdampak ini tentu tak lepas dari peran serta dan arahan dosen pembimbing mereka, Diash Firdaus, S.T., M.T..
Samsung Innovation Campus (SIC) merupakan program pendidikan digital global yang diinisiasi oleh Samsung sebagai wujud komitmen Corporate Social Responsibility (CSR). Program ini secara khusus dirancang untuk meningkatkan literasi dan membekali generasi muda Indonesia dengan keterampilan teknologi masa depan yang relevan dengan kebutuhan industri, seperti Coding, Artificial Intelligence (AI), dan Internet of Things (IoT). Tujuan utama dari SIC adalah mendorong lahirnya inovasi dan pengembangan solusi teknologi dari anak muda untuk menjawab berbagai tantangan nyata di masyarakat.
Predikat "The Best Team" tidak diraih dalam semalam. Tim mahasiswa Itenas harus melewati learning journey yang panjang dan transformatif. Program SIC berjalan melalui empat tahapan utama yang sangat ketat:
-
Seleksi: Peserta bersaing ketat untuk bisa menjadi bagian dari program eksklusif ini.
-
Pelatihan: Tim mengikuti pelatihan intensif dengan model blended-learning (gabungan daring dan luring).
-
Pengembangan Proyek: Mengimplementasikan ilmu dengan mengembangkan ide menjadi prototipe produk nyata yang mampu menjawab isu sosial berdasarkan tema yang ditentukan.
-
Presentasi Akhir: Mempertanggungjawabkan karya inovasi dan mempresentasikannya di hadapan dewan juri independen.
Selama beberapa bulan mengikuti program ini, para mahasiswa tidak hanya mendapatkan hardskill baru, tetapi juga bertransformasi menjadi problem solvers masa depan yang siap memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar. Perjalanan ini membuktikan bahwa teknologi sejatinya hanyalah sebuah alat, namun kreativitas dan ide-ide baru dari talenta muda adalah kuncinya.
Kematangan inovasi dari tim Informatika Itenas juga diperkuat berkat fasilitas pelatihan mutakhir, termasuk di bidang AI, serta bimbingan langsung dari para mentor ahli. Mahasiswa mendapatkan mentoring eksklusif dari para pakar di Samsung Electronics Indonesia, Samsung R&D Institute Indonesia (SRIN), serta profesional ahli dari partner operasional program.
Keberhasilan Tim "Part-IoT" Itenas menembus semua tahapan tersebut dan keluar sebagai juara membuktikan bahwa kurikulum dan ekosistem pendidikan di Itenas relevan dengan kebutuhan industri masa depan. Mahasiswa Itenas tidak hanya jago kandang, tetapi mampu menguasai skill teknologi mutakhir seperti Coding, Artificial Intelligence (AI), dan Internet of Things (IoT), serta memiliki kemampuan 4C (Collaboration, Communication, Creativity, Critical Thinking) yang mumpuni. Hal ini mengukuhkan posisi Itenas sebagai kampus pencetak SDM unggul di bidang teknologi informasi. Selamat kepada tim mahasiswa Informatika FTI Itenas dan dosen pembimbing atas pencapaian luar biasa ini. (Humas)