DUKUNG PENGELOLAAN LINGKUNGAN BERKELANJUTAN, ITENAS LAKUKAN PENGUKURAN TIMBULAN SAMPAH DI GEMPOLSARI LEWAT PROGRAM "ITENAS RESIK"

ITENAS RESIK, TEKNIK LINGKUNGAN, PENGELOLAAN LINGKUNGAN, LLDIKTI WILAYAH IV, KKN TEMATIK

Dukung Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan, Itenas Lakukan Pengukuran Timbulan Sampah di Gempolsari Lewat Program "ITENAS RESIK"

Bandung, 28 Oktober 2026 – Sebagai bentuk komitmen nyata dalam menghadirkan solusi atas permasalahan lingkungan, Institut Teknologi Nasional (Itenas) Bandung melaksanakan kegiatan pengukuran timbulan dan komposisi sampah di wilayah RW 4 dan RW 5 Kelurahan Gempolsari pada Rabu (28/10). Aksi lapangan ini merupakan bagian dari rangkaian program KKN Tematik GRADASI LLDIKTI Wilayah IV bertajuk "ITENAS RESIK" (Reduksi Edukasi Seni Inovasi Kelola Sampah).

 

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 06.00 WIB ini mengusung semangat kolaborasi lintas disiplin ilmu dengan melibatkan sebanyak 61 mahasiswa Itenas. Para mahasiswa tersebut terbagi ke dalam peran strategis sesuai bidang keahliannya: 51 mahasiswa Program Studi Teknik Lingkungan dan 2 mahasiswa Teknik Geodesi berfokus pada analisis teknis pengolahan sampah, pemetaan kawasan, serta pengukuran karakteristik sampah di lapangan; sementara 8 mahasiswa Desain Komunikasi Visual (DKV) mengambil peran dari sisi seni visual untuk merancang media edukasi interaktif, infografis, dan dokumentasi video edukatif.

 

Dalam pelaksanaannya di lapangan, tim mahasiswa mengumpulkan dan mengklasifikasikan sampah dari pemukiman warga ke dalam empat kategori utama, yaitu Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3), Sampah Residu, Sampah Organik, dan Sampah Anorganik. Pemetaan dan pemilahan data awal ini penting untuk memahami karakteristik serta volume sampah yang dihasilkan oleh masyarakat setempat secara presisi.

 

Jalannya kegiatan ini turut didampingi oleh jajaran dosen Itenas, diantaranya Mila Dirgawati, Ph.D., Prof. Dr. Ir. Etih Hartati, M.T., dan Wiwi Isnaini, M.Ds. Kehadiran pihak eksternal juga turut memperkuat sinergi di lapangan, meliputi Sekretaris Kelurahan Gempolsari, Kepala dan Staf Ekonomi dan Pembangunan Kelurahan Gempolsari, serta tiga orang perwakilan dari STBA Yapari-ABA Bandung.

 

Tak berhenti pada pengumpulan data di lapangan, sampel sampah yang telah terkumpul kemudian dibawa ke Kampus Itenas untuk dilakukan pengujian laboratorium secara mendalam. Analisis laboratorium ini berfokus pada pengukuran beberapa parameter krusial, seperti kadar nitrogen, kadar air, dan kadar volatil, yang hasilnya akan digunakan sebagai landasan ilmiah dalam merancang metode pengolahan sampah yang optimal. Perancangan uji laboratorium ini juga terintegrasi dalam mata kuliah Pengukuran dan Analisis Kualitas Lingkungan (PAKL) yang ada di Program Studi Teknik Lingkungan.

 

Melalui program "ITENAS RESIK", Itenas Bandung membuktikan perannya dalam memadukan keahlian teknik, edukasi, dan sentuhan seni visual guna menciptakan sistem pengelolaan sampah yang inovatif, edukatif, dan berdampak langsung bagi masyarakat. (Humas)

Berita Lainnya