PERLUAS KEMITRAAN GLOBAL, ITENAS BANDUNG HADIRI UNDANGAN DIPLOMATIK KEDUTAAN BESAR MONGOLIA

UNDANGAN, KEDUTAAN BESAR MONGOLIA, DIPLOMATIK

Perluas Kemitraan Global, Itenas Bandung Hadiri Undangan Diplomatik Kedutaan Besar Mongolia

Jakarta, 3 November 2026 – Institut Teknologi Nasional (Itenas) Bandung memenuhi undangan diplomatik dalam rangka peringatan Hari Republik Mongolia sekaligus 70 tahun hubungan diplomatik antara Mongolia dan Republik Indonesia (1956–2026). Acara bertajuk "Mongolia: A Journey of Taste, Sound & Stories" ini diselenggarakan pada Selasa (3/11) di Bali Ballroom, Hotel Indonesia Kempinski Jakarta.

 

Acara ini dibuka secara resmi oleh Duta Besar Mongolia untuk Indonesia, H.E. Mr. Enkhtaivan Dashnyam, bersama dengan Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Ir. Budi Gunadi Sadikin, CHFC, CLU., serta Menteri Koperasi Republik Indonesia, Dr. Ferry Juliantono, S.E., Ak., M.Si. Turut hadir pula Councillor at Consulate of Mongolia, Mr. Nyamdorj Chuluunbaatar, yang menyambut para undangan dari kalangan korps diplomatik, pejabat pemerintah, hingga pimpinan perguruan tinggi.

 

Dalam pertemuan tersebut, Itenas Bandung diwakili langsung oleh Rektor Itenas, Prof. Ir. Meilinda Nurbanasari, Ph.D., IPU., ASEAN Eng., bersama Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Itenas, Dr. Eng. Didin Agustian Permadi, S.T., M.Eng. Kehadiran pimpinan Itenas dalam forum diplomatik ini menjadi langkah strategis untuk memperluas jejaring global engagement, membuka peluang kolaborasi riset, serta menjajaki potensi kerja sama akademik dan kebudayaan dengan berbagai mitra internasional.

 

Melalui perhelatan "A Journey of Taste, Sound & Stories", para tamu undangan diajak mengenal lebih dekat kebudayaan Mongolia, sajian kuliner khas, pertunjukan musik tradisional, serta rekam jejak hubungan bilateral kedua negara yang telah terjalin selama tujuh dekade.

 

Partisipasi Itenas Bandung dalam momentum ini menegaskan komitmen kampus untuk terus memperkuat jejaring internasional, sejalan dengan visi pengembangan riset dan peningkatan daya saing di tingkat global. (Humas)

Berita Lainnya