ITENAS TURUT SERTA DALAM CO-DESIGN WORKSHOP PROGRAM YOUTH PLASTIC ADVOCATES 2026 UNTUK KURANGI SAMPAH PLASTIK KAMPUS JAKARTA

WORKSHOP, PARTISIPASI MAHASISWA ITENAS, KOLABORASI

Itenas Turut Serta dalam Co-Design Workshop Program Youth Plastic Advocates 2026 Untuk Kurangi Sampah Plastik Kampus Jakarta

Jakarta, 17 September 2026 – Institut Teknologi Nasional Bandung telah berpartisipasi aktif dalam kegiatan Co-Design Workshop Program Youth Plastic Advocates 2026 yang diselenggarakan pada hari Kamis, 17 September 2026. Kegiatan kolaboratif ini bertempat di Panda Hub Lantai 5 Gedung Graha Simatupang Tower 2C dan berlangsung sejak pukul 09.00 hingga 16.30. Sebagai bentuk komitmen terhadap lingkungan dan memenuhi undangan untuk mendelegasikan 4 (empat) orang perwakilan yang terdiri dari 2 (dua) orang dosen dan 2 (dua) orang mahasiswa.

 

Keempat perwakilan tersebut adalah Wakil Kepala Bidang Pengabdian Kepada Masyarakat LP2M Itenas Dr. Andrean Maulana, S.T., M.T., Perwakilan Dosen dari program studi Sistem Informasi Itenas, Asep Rizal Nurjaman, S.Kom., M.Kom., serta dua perwakilan mahasiswa, yaitu Nurul Addawiyah Agustiani dari program studi Teknik Lingkungan dan Sindi Salwa Fauziyah dari program studi Informatika.

 

Workshop ini diselenggarakan oleh WWF-Indonesia yang bekerja sama dengan YPBB dan Accenture. Program Youth Plastic Advocates ini sendiri merupakan kelanjutan dari inisiatif Youth Activist Plastic Program yang telah dimulai pada tahun 2022 sebagai bagian dari Plastic Smart Cities. Program ini dirancang khusus untuk memperkuat peran pemuda, khususnya mahasiswa, untuk menjadi agen perubahan dalam upaya mengurangi konsumsi plastik serta memperbaiki sistem pengelolaan sampah di lingkungan perguruan tinggi.

 

Dalam kegiatan ini, delegasi Itenas bersama perwakilan dari 6 perguruan tinggi mitra lainnya, yaitu UNISBA, UNPAR, Politeknik STIA LAN, UI, UPJ, dan IPB, berkumpul untuk menyamakan pemahaman serta menggali tantangan di kampus masing-masing. Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan desain implementasi program secara kolaboratif.

 

Selama workshop berlangsung, delegasi Itenas dan peserta lainnya terlibat dalam berbagai sesi diskusi mendalam, di antaranya:

  • Berbagi kondisi, pengalaman, dan tantangan pengelolaan sampah plastik di kampus masing-masing.

  • Mengidentifikasi potensi serta peluang pengurangan sampah plastik di lingkungan perguruan tinggi.

  • ⁠Merancang aksi atau proyek pengurangan plastik serta merumuskan pendekatan advokasi kampus secara kolaboratif.

  • Menyepakati peran, kebutuhan dukungan, serta rencana tindak lanjut pelaksanaan program ke depannya.

 

Melalui keikutsertaan dosen serta mahasiswa Itenas dalam acara Co-Design Workshop ini, diharapkan dapat mengimplementasikan program pengurangan sampah plastik yang lebih efektif, partisipatif, dan berkelanjutan di lingkungan kampus Itenas. (Humas)

Berita Lainnya