TUTUP RANGKAIAN KULIAH UMUM PKBN 2026, ITENAS BEKALI MAHASISWA BARU PEMAHAMAN KEAMANAN DIGITAL, KETAHANAN BENCANA, DAN INOVASI NUSANTARA

PKKMB ITENAS 2026, PKBN ITENAS 2026, KULIAH UMUM, MAHASISWA BARU

Tutup Rangkaian Kuliah Umum PKBN 2026, Itenas Bekali Mahasiswa Baru Pemahaman Keamanan Digital, Ketahanan Bencana, dan Inovasi Nusantara

Bandung, 15 September 2026 – Pelaksanaan Kuliah Umum Pembinaan Kesadaran Bela Negara (PKBN) 2026 Institut Teknologi Nasional (Itenas) Bandung berakhir pada hari keempat, Selasa (15/9/2026). Bertempat di Gedung Bale Dayang Sumbi (GSG) Itenas, penutupan rangkaian kuliah umum wajib bagi mahasiswa baru angkatan 2026 ini diisi dengan beragam materi krusial mengenai kesadaran era digital, nilai demokrasi, kesiapsiagaan bencana, hingga pengembangan inovasi berbasis budaya nusantara.

 

Sesi pertama dan kedua dibawakan secara maraton oleh Dosen Hukum Acara Perdata Fakultas Hukum Universitas Trisakti, Dr. Asep Iwan Iriawan, S.H., M.Hum. Pada sesi bertajuk "Cyber Security Awareness: Antisipasi Kejahatan Digital, Phishing, dan Pencurian Identitas", ia memaparkan pentingnya etika serta perlindungan informasi pribadi di ruang siber (cyberspace), termasuk kewaspadaan terhadap ancaman kejahatan digital seperti pencurian data, phishing, dan pelanggaran privasi. Berlanjut ke sesi kedua dengan topik "Demokrasi dan HAM Berdasarkan Pancasila", Dr. Asep Iwan menekankan bahwa penegakan hak asasi manusia serta pelaksanaan demokrasi di Indonesia harus senantiasa berpijak pada nilai-nilai luhur Pancasila agar tercipta keadilan dan ketertiban hukum bagi seluruh warga negara.

 

Memasuki sesi ketiga, Wakil Rektor Bidang Akademik & Kemahasiswaan ITB, Prof. Dr. Irwan Meilano, S.T., M.T., menyampaikan materi bertajuk "Sinergi Tanggap Bencana, Dari Edukasi Risiko Menuju Aksi Mitigasi". Dalam paparannya mengenai ketahanan Indonesia menghadapi ketidakpastian alam, Prof. Irwan menggarisbawahi bahwa strategi mitigasi yang berdaya guna bukanlah menebak waktu terjadinya bencana, melainkan membangun sistem dan kapasitas masyarakat yang siap serta tangguh saat bencana melanda. Ia juga membagikan enam aspek penting yang wajib dikuasai generasi muda, mulai dari kemampuan merumuskan masalah, mengadaptasi teknologi kecerdasan buatan secara kritis, hingga bekerja lintas bidang dan bertanggung jawab penuh atas keputusan yang diambil. Sesi yang kaya akan wawasan mitigasi ini dipandu oleh Dr. Soni Darmawan, M.T. selaku moderator.

 

Sesi keempat diisi oleh Dosen Prodi Kriya Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB, Dr. Yan Yan Sunarya, M.Sn., yang mengulas materi "Menghidupkan Nilai Nusantara Lewat Inovasi Kreatif". Ia menjelaskan bagaimana nilai-nilai dan produk kriya budaya lokal dapat ditransformasikan menjadi karya inovasi kreatif yang relevan dengan perkembangan zaman. Dr. Yan Yan secara khusus menyoroti prinsip kemampuan adaptif masyarakat Sunda yang berakar pada sikap terbuka (muka), adaptif (merenahkeun), positif (hade hate), serta kreatif (binangkit) sebagai wujud strategi adaptasi visual kriya dan budaya Nusantara. Diskusi interaktif pada sesi ini dipandu oleh Dr. Inko Sakti Dewanto, M.Ds. selaku moderator.

 

Berakhirnya sesi keempat tersebut menandai selesainya seluruh rangkaian Kuliah Umum PKBN 2026 yang telah berlangsung secara intensif selama empat hari. Agenda bagi mahasiswa baru akan dilanjutkan dengan Kegiatan Lapangan PKBN di Batalyon Infanteri 330/Tri Dharma Kujang I Kostrad di Kecamatan Nagreg Kabupaten Bandung yang dilaksanakan selama dua hari dan dalam dua gelombang keberangkatan.

 

Melalui penyelenggaraan Kuliah Umum PKBN ini, Itenas Bandung berhasil memberikan pembekalan wawasan kebangsaan yang utuh, adaptif, dan berkarakter bagi seluruh mahasiswa baru angkatan 2026 sebagai modal utama menjalani kehidupan akademik dan berkontribusi nyata bagi bangsa. (Humas)

Berita Lainnya